Keelokan Wisata Alam Gunung Rinjani Lombok

WisataMenarik.Com, Keelokan Wisata Alam Gunung Rinjani Lombok – Apabila di Jawa timur memiliki gunung bromo maka di Lombok memiliki gunung rinjani yang telah tersohor karena keindahan alamnya yang luar biasa. Objek wisata ini tentu cukup familiar ditelingan wisatawan lokal maupun mancanegara, Gunung rinjani ini memiliki ketinggian sekitar 3.700 meter diatas permukaan laut.

Gunung rinjani merupakan gunung api tertua kedua yang ada di wilayah Indonesia, dan hingga kini gunung ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang cukup bisa diandalkan di lombok. keindahan alamnya yang begitu luar biasa menjadikan lokasi gunung tak pernah sepi di datangi oleh para pengunjung.

Gunung rinjani merupakan gunung api tertua kedua yang ada di wilayah Indonesia

Banyak khalayak yang menyebutkan bahwa gunung rinjani memiliki keindahan alam yang tiada banding diseluruh Indonesia. selain dijadikan sebagai salah satu objek wisata yang cukup terkenal di lombok, gunung rinjani juga difungsikan sebagai salah satu sarana olahraga bagi para pendaki.

Banyak pendaki dari kalangan wisatawan lokal mupun asing, mahasiswa, penduduk sekitar maupun para pecinta alam yang berbondong-bondong melakukan pendakian keatas puncak gunung untuk lebih mengeksplore keindahan alam rinjani.

Bagi para pendaki, mampu menaklukkan gunung rinjani merupakan sebuah kebanggaan tersendiri maka tak heran jika setiap pendaki yang pernah singgah ke gunung ini akan terus melakukan pendakian selanjutnya karena memang dirasa cukup memacu adrenalin serta memberikan kepuasan dihati setiap para pendaki.

Gunung rinjani memang terkenal memiliki panorama alam yang luar biasa indah yang tidak dapat ditemukan didaerah lain. di sekitar gunung, para wisatawan akan disuguhi dengan banyaknya flora dan fauna yang unik dan berbeda. diatas ketinggian 3000 meter, para wisatawan dan pendaki akan melihat keindahan bunga edelweis yang terkenal langka.

Savana Gunung Rinjani

Savana Gunung Rinjani

Namun perlu di ingat bahwa setiap pengunjung dan wisatawan yang mendaki gunung rinjani tidak diperkenankan untuk memetik bunga edelweiss dengan sembarangan karena memang telah ada peraturan untuk tidak merusak serta memetik bunga langka tersebut. selain bunga edelweiss, para wisatawan akan diperlihatkan dengan banyaknya burung serta hewan lain seperti monyet perak, landak, monyet ekor panjang dan rusa yang terdapat di sekitar gunung rinjani.

Pengunjung gunung rinjani tidak diperkenankan untuk memetik bunga edelweiss

Pengunjung gunung rinjani tidak diperkenankan untuk memetik bunga edelweiss

Namun anda patut untuk lebih berhati-hati saat bertemu dengan hewan-hewan tersebut terutama monyet ekor panjang yang memang sering terkenal kerena ulahnya yang cukup jahil sehingga banyak mengganggu wisatawan yang datang. banyak sekelompok monyet tersebut datang untuk mengambil makanan para pendaki dan wisatawan yang datang.

Monyet Ekor Panjang Gunung Rinjani

Monyet Ekor Panjang Gunung Rinjani

Tak hanya itu saja, terkadang mereka datang ke tenda-tenda pengunjung untuk mengambil sesuatu yang dirasa menarik bagi si monyet. Jika anda berniat untuk datang melihat keindahan alam gunung rinjani, sebaiknya persiapkan pakaian yang cukup tebal dan jaket tebal, pasalnya di atas gunung rinjani memiliki suhu yang cukup dimgin sekitar 20 derajat celcius.

Bahkan terkadang suhu diatas gunung bisa mencapai 10 derajat celcius, maka dari itu para pengunjung diwajibkan untuk membawa perbekalan makanan dan pakaian yang cukup ketika ingin melakukan pendakian.

Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Gunung rinjani cukup terkenal memiliki kemiringan yang berbeda-beda, beberapa lahan ada yang bergelombang, datar, bergunung dan berbukit. Saat para pengunjung sampai di puncak, akan nampak terlihat keindahan alam lombok yang luar biasa.

Gunung Rinjani yang Menakjubkan

Gunung Rinjani yang Menakjubkan

 

Panorama Gunung Rinjani dilihat dari Puncak Bukit Pergasingan

Panorama Gunung Rinjani dilihat dari Puncak Bukit Pergasingan

Banyak pendaki yang melakukan pendakian umumnya pada bulan Juli hingga Agustus, dan pada bulan agustus beberapa pendaki sengaja mengibarkan bendera merah putih dari atas puncak gunung rinjani, tentu hal itu menjadi sebuah pengalaman yang cukup mengesankan bagi setiap pendaki.

Di gunung rinjani sendiri para pengunjung tak hanya bisa menikmati keindahan alam gunung tersebut saja, akan tetapi juga dapat menikmati panorama alam Danau Segara Anak yang berada pada ketinggian sekitar 2000 meter diatas permukaan laut. Danau ini memiliki kedalaman kurang lebih sekitar 230 meter.

Danau Segara Anak

Indahnya panorama Danau Segara Anak

Danau segara anak memiliki bentuk menyerupai bulan sabit yang memiliki luas sekitar 1.100 hektar. danau segara anak merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diburu sat berada di gunung rinjani. Bagi para pengunjung yang penasaran dengan keelokan danau segara anak, bisa melakukan pendakian terlebih dahulu dengan menempuh jalur pendakian sekitar 7 jam dengan berjalan kaki.

Namun meskipun perjalanan yang harus dilalui sangat melelahkan dan menguras banyak tenaga namunĀ  pengorbanan para pendaki tak akan sia-sia setelah melihat keindahan danau segara anak yang sangat cantik.

Sunset di Plawangan Sembalun

Sunset di Plawangan Sembalun

 

Rinjani Seperti Negeri di atas awan

Rinjani Seperti Negeri di atas awan

Banyak dari para pengunjung yang melakukan berbagai kegiatan di danau segara anak seperti berkemah, memancing ikan atau bahkan berendam air panas yang memang ada di danau tersebut.

Tak jauh dari objek wisata danau segara anak, terdapat pula bebarapa tempat yang wajib untuk dikunjungi oleh para wisatawan yakni goa susu, goa payung, goa manik dan hulu sungai koko puteq. Di lokasi goa susu ini sering digunakan oleh para pengujung untuk bermeditasi.

Goa Susu Rinjani

Goa Susu Rinjani

Untuk menuju ke puncak gunung rinjani, para wisatawan pendaki bisa menggunakan 2 jalur alternatif yang bisa di lalui yakni jalur senaru dan jalur sembalun. Jalur senaru menjadi satu gerbang utama yang sering dilalui oleh para pendaki.

Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Jalur Pendakian Gunung Rinjani lewat Desa Senaru atau Sembalun

Di desa senaru banyak tersedia fasilitas umum yang bisa digunakan oleh para wisatawan seperti rumah makan, tradisional, restoran, penginapan, tempat ibadah dan lain sebagainya. di kawasan desa ini banyak sekali menyimpan berbagai potensi wisata yang cukup kental dengan tradisinya.

Pondok Senaru

Pondok Senaru – Salah satu penginapan di Jalur Senaru

Banyak rumah-rumah adat sebagai peninggalan leluhur, di rumah tersebut terdapat berbagai aturan bagi setiap wanita yang mengalami masa mestruasi untuk tidak datang memasuki kawasan rumah adat. selain itu bagi mereka pasangan yang belum berstatus sebagai suami istri yang sah juga tidak diperbolehkan untuk masuk rumah adat.

Bagi para wisatawan yang ingin datang melalui jalur senaru, perjalanan di mulai dari kota mataram kemudian dilanjutkan menuju ke daerah senaru. perjalanan yang harus ditempuh kurang lebih sekitar 4 jam dengan menggunakan kendaraan umum.

Jika anda datang dengan menggunakan kendaraan pribadi maka kemungkinan untuk sampai ke lokasi akan jauh lebih cepat. Jika anda telah sampai ke daerah senaru dan ingin memulai pendakian menuju ke danau segara anak kemudian menuju ke pelawangan sembalun dan puncak rinjani maka akan memakan waktu kurang lebih sekitar 10 jam berjalan kaki.

Pintu Senaru

Jalur via Senaru

Sedangkan alternatif jalur kedua yang bisa digunakan oleh para wisatawan adalah melalui jalur sembalun. Jika anda datang dari mataram, perjalanan akan dilanjutkan menuju sembalun dengan memakan waktu kurang lebih sekitar 4 jam dengan menggunakan kendaraan umum.

Jalur Sembalun

Jalur Pendakian via Sembalun

Kemudian setelah sampai di kawasan sembalun dan anda ingin naik ke puncak rinjani maka akan membutuhkan waktu pendakian sekitar 7 jam dengan berjalan kaki. Sedangkan jika anda datang dari sembalun lawang kemudian akan menuju ke danau segara anak akan membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 10 jam dengan berjalan kaki.

Kini, gunung rinjani telah ditetapkan oleh pemerintah setemapat sebagai salah satu objek wisata yang memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan di provinsi nusa tenggara barat.